ISO 22000 adalah standar internasional yang mengatur sistem manajemen keamanan pangan. Standar ini memberikan pedoman bagi organisasi yang terlibat dalam rantai pasokan makanan untuk mengidentifikasi, mengelola, dan mengurangi risiko terkait keamanan pangan.
ISO 22000 membantu organisasi memastikan bahwa produk makanan yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi oleh manusia dengan menerapkan kontrol yang ketat dalam proses produksi, pengolahan, dan distribusi makanan.
Tahapan sertifikasi ISO 22000
Para ahli Anda dapat memandu Anda selama proses sertifikasi sistem manajemen keamanan pangan di Organisasi Anda,
melalui langkah-langkah berikut ini:
- Audit awal (opsional)
- Audit sertifikasi: kajian dokumentasi dan penilaian pelaksanaan praktik
- Penerbitan sertifikasi
- Audit pengawasan tahunan
- Sertifikasi ulang dalam waktu tiga tahun
- Keamanan Pangan yang Ditingkatkan: ISO 22000 membantu organisasi dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mengurangi risiko terkait keamanan pangan di sepanjang rantai pasokan makanan, sehingga memastikan bahwa produk makanan yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi oleh manusia.
- Pematuhan Terhadap Persyaratan Hukum dan Regulasi: Standar ini memastikan bahwa organisasi mematuhi peraturan dan regulasi kesehatan makanan yang berlaku, sehingga mengurangi risiko pelanggaran hukum dan sanksi yang mungkin timbul.
- Meningkatkan Reputasi dan Citra: Implementasi ISO 22000 menunjukkan komitmen organisasi terhadap keamanan pangan, yang dapat meningkatkan citra dan reputasi perusahaan di mata konsumen, pemasok, dan pemangku kepentingan lainnya.
- Meningkatkan Hubungan dengan Pemasok: ISO 22000 memungkinkan organisasi untuk memperkuat hubungan dengan pemasok dengan memastikan bahwa mereka mematuhi standar keamanan pangan yang sama, sehingga meningkatkan kepercayaan dan kolaborasi.
- Peningkatan Efisiensi Operasional: Dengan menerapkan proses yang terstandarisasi dan terdokumentasi, ISO 22000 membantu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko pemborosan dan penundaan dalam rantai pasokan makanan.
- Meningkatkan Daya Saing: Keamanan pangan yang terjamin dapat menjadi faktor penentu dalam persaingan pasar, sehingga ISO 22000 dapat membantu organisasi meningkatkan daya saingnya dan menarik lebih banyak pelanggan.
- Mengurangi Risiko Kesehatan Masyarakat: Dengan memastikan keamanan pangan, ISO 22000 membantu melindungi kesehatan masyarakat dari bahaya terkait makanan yang tidak aman atau terkontaminasi.
- Mendorong Inovasi: Implementasi ISO 22000 mendorong organisasi untuk terus melakukan peningkatan dan inovasi dalam proses produksi dan pengendalian keamanan pangan, sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan aman.